Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Dear Diary

Gambar
#tantangannovemberflpprabumulih day 26 Kata kunci 26. Ayunan Dear Diary Bagaimana kabarmu disana? Adakah masih mengingatku sebagai sosok yang selalu ada dalam setiap langkahmu? Atau semua kenangan itu hanya milikku semata! Hari ini aku kembali ke tempat itu, tempat dimana kita pernah merajut cerita, sebuah kisah yang akan selalu ku simpan dalam bilik hati ini. Tentangmu, tentang kita yang kini telah usai. Ayunan tali itu masih ada, tempat dimana kita biasa menyanyikan lagu tentang cinta yang abadi. Tapi kini ayunan itu tidak lagi kuat seperti dulu, tali-tali pengikatnya mulai rapuh tergerus usia, seperti pohon tempatnya bergantung yang kian menua. Begitupun diriku, ayunan langkah kaki ini tak lagi segesit dulu. Ternyata waktu begitu cepatnya berlalu. Rumah kayu dipinggiran sungai dengan air yang mengalir tenang, pepohonan rindang dengan ayunan tali yang menggantung dibawahnya. Semua hanya tinggal kenangan saja. Seperti kisah kita yang tidak pernah sampai pada kata bahagia. Hanya te...

Terjebak di gurun tandus

Aku terjebak di tengah gurun tandus, kepanasan, kehausan, dan kelaparan. Perjalanan yang pada mulanya lancar dan aman, tiba-tiba saja bertemu badai debu dan pasir yang beterbangan hingga membuat semua rekan seperjalanan berlarian tak tentu arah. Begitupun aku, sendirian mencari tempat untuk berlindung. Namun yang kutemui hanya lautan pasir yang membentang. Mataku perih, tenggorokan rasa tercekik, kering. Dimana bisa kudapatkan  seteguk air pelepas dahaga. Aku kembali berlari tak tentu arah, saat cahaya matahari dengan sinarnya yang terang memantul di ujung sana, seolah pantulan mata air memanggil agar aku mendekat. Aku kembali berlari, hingga tampak di depan sana gugusan pohon kurma. Allahu Akbar, akhirnya aku dapat melepas lelah di tengah padang tandus ini, aku seakan  menemukan oase setelah didera rasa haus dan lapar yang kian menjadi. Bruk.... Tubuhku terjatuh tepat di depan mata air yang begitu jernih. Aku meraup air itu dengan tangan gemetar. Air....air... alhamduli...