Self Healing
Healing sebenarnya berkaitan dengan kesehatan mental dan bermakna penyembuhan diri.
Penyembuhan dari sesuatu hal yang tentu saja bisa disebabkan oleh beberapa hal, termasuk peristiwa buruk yang terjadi di masa lampau.
Healing berkaitan dengan proses penyembuhan diri yang bertujuan mendapatkan ketenangan batin dan jiwa, perasaan dan pikiran.
Jika selama ini kamu berpikir bahwa otak hanya digunakan untuk problem solving, mempelajari ilmu pengetahuan dan berhitung. Maka, kamu salah besar.
Semua yang dirasakan dalam bentuk emosi tang campur aduk, perasaan marah, benci, bahkan cinta. Semua ternyata adalah produk dari otak, dari sebuah proses berpikir.
Tubuh dan pikiran adalah sebuah satu kesatuan. Karena itu, banyak penyakit yang diakibatkan oleh pikiran. Maag, asam urat,jantung, rematik, diabetes, kolesterol, darah tinggi hingga menyebabkan stroke. Semua itu adalah akibat dari banyaknya beban pikiran hingga mengganggu fungsi kerja organ tubuh.
Lemahnya sistem imunitas dalam melawan segala parasit, virus, dan bakteri dari luar. Semua itu diakibatkan oleh pikiran.
Saat lelah dan stres, sistem imunitas tubuh melemah. Sebaliknya saat diri bahagia, sistem imunitas menjadi meningkat. Hal ini adalah bukti kalau pikiran dan tubuh benar-benar merupakan satu kesatuan.
Dengan fakta ini, sebenarnya kita dapat menggunakan pikiran kita untuk melakukan proses penyembuhan secara mandiri ( self healing). Caranya, tentu saja dengan memikirkan hal-hal yang positif, sugestif, dan bermanfaat bagi tubuh agar lebih sehat dan meningkatkan imun tubuh terhadap segala penyakit.
Keyakinan (belief) mengenai diri pribadi membuat seseorang akan menjadi berhasil atau tidak. Keyakinan terbentuk dari pengalaman masa lalu, hal-hal baik dan buruk yang kita alami, keyakinan dari orang tua, orang yang sangat berpengaruh, budaya masyarakat, dan keyakinan agama. Keyakinan adalah sebuah persepsi akan sesuatu yang sengaja dipilih sebagai sebuah kebenaran.
Keyakinan berkaitan dengan penyembuhan diri sendiri (self healing) bisa terlihat dari :
1. Seberapa yakin kita untuk melakukannya
2. Bisa atau tidak kita membantu orang lain untuk melakukan self healing tergantung dari seberapa yakin kita bisa melakukannya dan seberapa yakin orang lain terhadap kemampuan yang kita miliki.
3. Efektif atau tidaknya self healing yang dilakukan tergantung dari seberapa yakin kita terhadap Allah SWT.
Cara melakukan self healing:
1. Berikan waktu untuk diri sendiri
Meluangkan waktu untuk membahagiakan diri sendiri. Dengan melakukan me time, kita dapat mengenali diri sendiri dan menyadari betapa berharganya diri kita selama ini.
2. Olahraga rutin
Dengan berolahraga akan meningkatkan hormon endorfin yang dapat menumbuhkan energi positif dalam tubuh. Dengan berolahraga akan menghilangkan/membuang emosi-emosi negatif yang dapat menimbulkan over thinking dan memicu depresi. Jadi, biarpun kita sibuk dengan rutinitas harian, coba luangkanlah sedikit waktu untuk meregangkan otot dan sendi.
3. Menulis jurnal
Cara lain untuk menyalurkan emosi adalah dengan menulis. Dengan membuat sebuah tulisan kita dapat mengutarakan isi hati, perasaan dan membacanya lagi sebagai bahan pelajaran untuk menyelesaikan sebuah masalah.
4. Makanlah makanan yang sehat
Ada satu pepatah yang pernah saya baca
"You are what you eat"
Membiasakan makan makanan sehat juga salah satu cara self healing.
Tubuh membutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang seimbang. Dan itu hanya bisa kita dapatkan dari buah dan sayuran.
5. Terapkan Mindfullnes
Berpikirlah dengan penuh kesadaran, berusahalah mengelola perasaan, pikiran, dan emosi diri.
Cara ini dapat membantu diri merespon/melakukan sesuatu hal dengan lebih bijak.
6. Self compassion ( memahami keadaan emosi diri sendiri)
Dapat membantu kita berpikir dengan lebih positif, menerima segala sesuatu dengan lebih ikhlas dan bisa menghindari kesedihan yang terlalu dalam.
7. Belajar dari masa lalu
Belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Tempatkan masa lalu sebagai sebuah pembelajaran ukan penyesalan secara terus menerus.
8.Cari bantuan profesional
Rasa sakit karena sebuah peristiwa masa lalu yang sudah lama terpendam butuh energi lebih pada saat proses penyembuhan. Dalam hal ini, kamu pasti membutuhkan orang lain dalam proses penyembuhan tersebut.
Bisa bicara pada sahabat, anggota keluarga yang dapat dipercaya. Selain itu, bisa juga melakukan sesi konseling dengan seorang profesional.
Prabumulih, 21 Maret 2022
#FlpPrabumulihMenulis
#WritingisHealing
Komentar
Posting Komentar